| 1 | Wasi Jaladara | 30:05 |
| 2 | Wasi Jaladara | 31:08 |
| 3 | Wasi Jaladara | 30:07 |
| 4 | Wasi Jaladara | 30:59 |
| 5 | Wasi Jaladara | 27:20 |
| 6 | Wasi Jaladara | 30:29 |
| 7 | Wasi Jaladara | 30:53 |
| 8 | Wasi Jaladara | 30:08 |
| 9 | Wasi Jaladara | 30:23 |
| 10 | Wasi Jaladara | 31:13 |
| 11 | Wasi Jaladara | 30:01 |
| 12 | Wasi Jaladara | 31:34 |
| 13 | Wasi Jaladara | 30:20 |
Prabu basudewa sangat sedih memikirkan kemelut yang berturut-turut menimpa negara mandura. Setelah kangsadewa disirnakan oleh kakrasana dan narayana, kini ketiga putra mandura telah hilang tiada yang tahu kemana perginya. Bersamaan dengan itu bathara naraoa juga telah datang ke mandura yang maskudnya hendak meminta kakrasana sebagai jagonya dewa, untuk menumpas prabu naga prasanta dan adiknya yang berujud seekor gajah bernama yudhaketi, yang saat itu tengah mengamuk dan membuat onar suralaya. Maka prabu basudewa mengutus patih saragupita dan pragota untuk mencari putra-putranya sampai ketemu.
Sementara itu dengan jalan “mbarang jantur”, para punakawan berhasil mempertemukan pamadi dengan kakrasana, narayana dan rara ireng di pertapaan rewataka. Ternyata saat itu kakrasana sedang bertapa dan memakai nama wasi jaladara. Oleh narayana, jaladara dianjurkan untuk mengikuti sayembara di mandaraka. Adapun isi sayembara itu adalah, siapa saja yang dapat mengembalikan dewi erawati dalam keadaan hidup, maka akan dinikahkan dengan putri tersebut.
Dalam pada itu dewi erawati yang telah diculik oleh kaatapiyoga, bersedia diperistri asal dimadu dengan adiknya sendiri yang bernama surtikanthi. Kartapiyoga kembali ke mandaraka dan kembali berhasil mencuri dewi surtikanthi berkat kesaktiannya. Tanpa dlketahui, jaladara dibantu pamadi dapat mengikutinya sampai di tirtakadasar. Kartapiyoga dibunuh oleh jaladara, sedang ayahnya yaitu prabu krendhageni tewas kena panah sarotama raden pamadi
Prabu salya merasa kecewa, karena yang berhasil memenangkan sayembara hanya seorang berderajat wasi, maka jaladara diwajibkan mencari pengiring pengantin wanita yang cantik yang berasal dari gunung dan harus mumpuni dalam berbagai hal kewanitaan. Di luar negara mandaraka jaladara bertemu dengan pragota yang mengabarkan keadaan mandura dan menyampaikan undangan bathara guru di suralaya.
Melalui peperangan yang seru, dengan pusaka alugoro kakrasana berhasil menumpas prabu naga prasanta dari negara ngrenggabumi. Sedang gajah yudhaketi nungkul dan bersedia menjadi kendaraannya. Pulang dari suralaya kakrasana diwisuda menjadi raja di mandura bergelar prabu anom kakrasana, sedangkan suragupita menyerahkan jabatannya patih kepada anaknya yang bernama pragota.